MAHASISWA BINUS KUNJUNGI FKUB JAKARTA BARAT, DIALOG BERSAMA TOKOH AGAMA PERKUAT TOLERANSI DAN KERUKUNAN

 


Jakarta Barat, Kamis, 22 Oktober 2026 — Mahasiswa Universitas Bina Nusantara (BINUS) melakukan kunjungan ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan tentang kehidupan beragama, toleransi, dan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Kedatangan mahasiswa BINUS disambut oleh Ketua FKUB Jakarta Barat, Bapak H. Saumun Hasan, bersama jajaran pengurus FKUB Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan melakukan wawancara dan berdialog langsung dengan para tokoh dari tiga majelis agama, yakni Islam, Katolik, dan Buddha.

Tokoh agama yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Ustadz H. Dahlan Amin dari Majelis Muslim, Bapak Eddy dan Bapak Jacobus Pamudji dari Majelis Katolik, serta Romo Asun dari Majelis Buddha.

Melalui wawancara dan dialog lintas agama tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami pandangan para tokoh agama mengenai pentingnya toleransi, sikap saling menghormati, serta upaya membangun hubungan harmonis antarumat beragama.

Pertemuan ini juga menjadi sarana pembelajaran secara langsung bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana kerukunan umat beragama dibangun dan dirawat melalui komunikasi, dialog, dan kerja sama lintas iman.

Ketua FKUB Jakarta Barat, H. Saumun Hasan, bersama jajaran pengurus menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian dunia akademik terhadap isu kerukunan umat beragama. Keterlibatan generasi muda dalam dialog lintas agama dinilai penting untuk menumbuhkan sikap terbuka, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mencegah berkembangnya prasangka dan sikap intoleran di masyarakat.

Kunjungan mahasiswa BINUS ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang bermakna tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan keyakinan. Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perdamaian yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan kebinekaan.

Previous Post Next Post