Jakarta Barat —5 September 2026
Dalam rangka perayaan Ulambana/Cioko, Klenteng Zhen Ah Kong menyelenggarakan kegiatan sosial dengan membagikan bantuan beras kepada warga masyarakat sekitar Taman Kencana RW 12, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat.
Sebanyak 5.000 paket beras dengan berat masing-masing 5 kilogram dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara tempat ibadah dengan masyarakat di lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua FKUB Jakarta Barat, H. Saumun Hasan, serta Bapak Jhony selaku Ketua RW 12. Hadir pula unsur LMK, FKDM Kelurahan Cengkareng Barat, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya Pemuda Pancasila dan FBR.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Ketua FKUB Jakarta Barat, H. Saumun Hasan, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Klenteng Zhen Ah Kong. Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kerukunan antarumat beragama.
Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk saling peduli dan berbagi. Justru melalui kegiatan sosial seperti ini, persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat dapat semakin kuat,” ungkap H. Saumun Hasan.
Sementara itu, keterlibatan Ketua RW, LMK, FKDM, serta organisasi kemasyarakatan turut mendukung kelancaran kegiatan dan mencerminkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh kepedulian.
Perayaan Alumbiana/Cioko di Klenteng Zhen Ah Kong kali ini tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Dan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.
Semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam merawat kerukunan di Jakarta Barat. Perbedaan keyakinan dan latar belakang tidak menghalangi masyarakat untuk bergandengan tangan dalam menghadirkan kebaikan bagi sesama.
“Berbeda dalam keyakinan, bersatu dalam kemanusiaan. Merawat kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan membangun Jakarta Barat yang damai.”

